Tak Pelik untuk Tampil Cantik Menarik Usai Melahirkan

tips tampil cantik usai melahirkan


"Duh, berat badanku nambah banyak nih habis lahirin si kecil. Tubuhku tak seindah dulu. Banyak orang bilang kalau badanku membengkak kayak gajah. Aku juga dicemooh dan diketawain habis-habisan dengan dalih candaan di hadapan teman-temanku. Meskipun bagi mereka cuma bercanda, tapi... Aku jadi minder ketemu orang-orang. Aku pun malu sama suamiku. Karena aku merasa tak secantik dulu lagi."

Hai para mama, emak-emak, bunda, ibu, mama, atau mommy yang sedang mampir di blog pribadiku! Siapa nih, yang pernah membatin atau mungkin curhat seperti di atas? Ada kah? Atau jangan-jangan, mama sendiri yang pernah mengalaminya?

Aku yakin, pasti ada yang pernah merasakan hal serupa terjadi pada diri para mamud alias mama muda. Saat-saat dimana "ibu baru", merasa insecure dengan adanya perubahan bentuk tubuh yang dialami pascamelahirkan bayi.

Sebelum kita lanjutkan, aku ingin mengatakan,"Tenang.... Kalian tak sendiri! Masih ada jalan terbuka menuju keindahan sempurna bagi seorang wanita!"

Oleh karena itu, jangan beranjak dulu! Yuk, simak beberapa paragraf yang kurangkum dari pengalamanku ini!


Perubahan yang Dialami Setelah Melahirkan

Seorang wanita yang baru saja melahirkan anak pertama, melamun sendirian di kesunyian malam. Sambil menggendong sosok bayi mungil, matanya menerawang hampa tertuju sebidang dinding kosong di depannya. Entah mengapa air terus mengalir dari kedua matanya yang sudah sembab. Kondisi hatinya memburuk, perasaan sedih menerpa tak berkesudahan. Kegalauan datang tiba-tiba tanpa tahu penyebabnya.

Mengandung janin selama 9 bulan lebih, disertai dengan proses melahirkannya. sudah tentu membawa banyak perubahan terhadap tubuh seorang wanita. Perubahan tersebut bisa terjadi pada kondisi psikis maupun fisiknya. 

Pernah mendengar berita ibu yang mengalami baby blues syndrome atau bahkan mengidap depresi pascamelahirkan? Itu adalah contoh perubahan kondisi psikis yang dialami ibu setelah melahirkan. Kalau tidak segera ditolong dengan bantuan orang-orang di sekitarnya, tentu saja bisa berakibat fatal bagi sang ibu dan bayinya.

Penyebab gangguan psikis ini bisa dari beragam faktor. Diantaranya karena faktor hormonal, perubahan waktu tidur, dan kesulitan beradaptasi dengan kondisi lingkungan barunya. Makanya, sebisa mungkin kita harus menjaga lisan dan tindakan di hadapan ibu yang baru saja melahirkan. Bisa jadi, akibat kata-kata dan tindakan yang tak seharusnya terucap, akan menjadikan sang ibu mengalami gangguan psikologis.

Demikian pula dengan kondisi fisiknya. Bagian tubuh seperti payudara mengendur, perut membuncit, muncul strechmark di kulit, jahitan di vagina, dan bertambahnya berat badan, adalah beberapa bagian dari perubahan fisik usai melahirkan. Hal ini normal dan wajar. Sungguh, perubahan ini tak sebanding dengan perjuangan ibu bertaruh nyawa mulai dari mengandung sampai melahirkan bayi. Tak elok rasanya kalau ada seseorang yang menertawakan perubahan-perubahan tersebut sampai menjadikannya bahan candaan yang tak sewajarnya.

Eits, tunggu dulu... Meskipun begitu, bukan berarti alasan ini bisa dijadikan dalih para mahmud seakan-akan malas merawat diri ya... Merawat diri agar tetap tampil cantik, serta menjaga kesehatan, juga bisa dikatakan sebagai perwujudan rasa syukur terhadap Tuhan kan?! Ingat, tubuh kita ini juga salah satu anugerah yang diberikan Tuhan kepada kita. Maka dari itu, harus dijaga baik-baik ya.


perubahan pascamelahirkan


Keindahan Sempurna untuk Wanita Pascamelahirkan

Ada tips dariku untuk dibagikan kepada para mama yang baru saja melahirkan bayi. Tips yang terangkum dalam KUOTA ini bisa diterapkan para wanita istimewa agar tampil cantik dan menarik serta semakin percaya diri.


Kosmetik

Pernah nonton drama Korea berjudul "True Beauty" yang baru saja tamat di awal bulan Februari?  Drama ini mengajarkan bagaimana beratnya perjuangan wanita yang ingin tampil cantik sempurna dengan cara merawat kulit wajahnya setiap hari, kemudian memolesnya menggunakan produk-produk make up ketika akan bepergian keluar rumah

Walaupun demikian, pesan moral yang disuguhkan bukan mengajarkan wanita untuk bersembunyi di balik topeng make upnya. Namun, drama yang satu ini benar-benar menginspirasi agar para wanita bisa tampil cantik dan percaya diri dengan kondisi wajah yang dimilikinya tanpa mengabaikan bagaimana usahanya untuk tampil cantik memukau melalui penggunaan skin care dan make up.

Nah, bagi ibu-ibu yang baru saja melahirkan, jangan malas untuk menggunakan produk-produk perawatan kulit dan kosmetik. Tentunya, harus memakai produk yang aman bagi ibu menyusui ya. Banyak kok produk perawatan kulit dan kosmetik yang sudah ber-BPOM dan aman bagi ibu menyusui.



 

Produk-produk seperti body scrub, body lotion, bedak, dan produk perawatan bibir, menurutku harus dimiliki para ibu usai melahirkan. Sebab untuk memulihkan kondisi kulit yang kusam akibat hormon sewaktu mengandung, jelas membutuhkan body scrub dan body lotion. Selain itu, dengan rutin memakai kedua produk ini, bisa mengembalikan kekencangan kulit dan memperlambat timbulnya keriput loh.

Sedangkan untuk kosmetik berupa bedak dan produk perawatan bibir, bisa digunakan agar terlihat segar setiap waktu. Meskipun sekarang sedang kondisi pandemi, dan ada himbauan untuk tidak berkunjung melihat bayi yang baru lahir, serta himbauan agar tetap berada di rumah saja, tak ada salahnya para ibu tetap merawat diri di rumah. Percaya deh, dengan merawat diri, bisa mengurangi datangnya baby blues syndrome. Karena pada dasarnya, setiap wanita senang tampil cantik, iya kan?

Merawat diri dan merias diri di rumah, juga bisa dilakukan untuk menyenangkan suami. Dijamin suami pasti suka kalau istrinya terlihat cantik di hadapannya. Coba deh...


Underwear

Korset menjadi underwear yang wajib dimiliki ibu baru melahirkan. Untuk menyiasati agar perut tak tampak buncit setelah melahirkan, sang mama perlu memakai korset di area perut. Kehadiran korset dipercaya dapat membantu mengembalikan postur tubuh wanita yang baru melahirkan agar kembali seperti semula. 

Pemakaian korset mampu memberikan topangan 360° di sekitar area perut dan pinggang, sehingga mampu membantu memperbaiki dan menegakkan postur tubuh sambil mengembalikan dan mengencangkan bentuk ligamen perut yang longgar hingga kembali ke bentuk semula. Selain itu, korset dapat digunakan untuk mengurangi rasa pusing kepala yang timbul akibat gerakan perut menggelambir usai melahirkan.

Tentu saja, memakai korset biasa yang tersedia di pasaran tidak disarankan bagi wanita yang melahirkan melalui jalan operasi caesar. Bisa-bisa, bukannya membantu mengencangkan perut, tetapi bekas jahitannya semakin memburuk. Pemakaian korset bagi wanita yang baru melahirkan dengan jalan caesar harus dipilihkan produk korset yang sudah dirancang secara khusus.

Oh ya, saat membeli korset, pastikan membeli produk yang nyaman dipakai. Banyak loh, korset yang murah tapi bikin gerah. Akibatnya, kulit jadi gatal-gatal dan timbul biang keringat. Lebih baik, membeli korset yang sudah terbukti nyaman dipakai, sekaligus ramah di kantong. Contohnya seperti produk Gasella Corset dan Barbara Short Corset dari Fiori. Selain itu, masih banyak pilihan fit up breast and shape body yang bisa ditengok di Fiori.


produk fiori


Olahraga

Tips yang ketiga adalah berolahraga untuk mengecilkan perut, pinggang, paha, serta lengan. Olahraga ini bisa mulai rutin dilakukan sejak empat bulan setelah melahirkan. Dimana kondisi tubuh telah benar-benar siap untuk diajak berolahraga. Mulailah dengan berolahraga yang ringan-ringan dahulu, sebelum menambah porsi menjadi lebih berat lagi.

Waktu empat bulan pascamelahirkan ini disarankan untuk ibu yang melahirkan secara normal. Bukan untuk ibu yang melahirkan secara caesar. Tahu sendiri kan, ibu yang melahirkan secara caesar membutuhkan lebih banyak waktu untuk memulihkan bekas jahitan di area perutnya.

Olahraga seperti apa yang bisa dilakukan untuk mengecilkan perut, pinggang, paha, serta lengan? Banyak pilihan yang bisa ditiru dari video di YouTube. Kalau aku sendiri, kumulai dari plank, sit up, push up, squat, dan sebagainya. Bisa juga dikombinasikan dengan jalan-jalan mengajak si kecil. Akan tetapi, hal ini sulit dilakukan pada masa pandemi seperti sekarang ini. Jadi, yang paling aman adalah berolahraga di dalam rumah.

Pilihan olahraga lainnya bisa dalam bentuk yoga, senam aerobik, atau bahkan berenang. Kuncinya, workout harus rutin dilaksanakan. Setidaknya seminggu tiga kali dengan durasi minimal 30 menit di setiap kegiatan, agar hasilnya nyata terlihat. Seiring berjalannya waktu, durasi waktunya bisa ditingkatkan perlahan-lahan.


before after olahraga


Di samping melakukan olahraga, tentunya juga harus diimbangi dengan diet. Mengapa demikian? Yup, mengatur asupan makanan sehari-hari memang sangat penting untuk dilakukan. Tujuannya agar olahraga yang dilakukan tidak sia-sia. 

Menjaga pola makan dapat dilakukan dengan cara makan-makanan yang sehat dan bergizi seimbang. Perlu diketahui, bahwa makanan sehat tidak harus mahal, yang penting aman dikonsumsi dan mudah ditemukan di sekitar kita. Diet yang diterapkan, sebaiknya bukan diet yang memiliki pantangan makanan tertentu. Atau bahkan diet ekstrim yg cenderung membahayakan kondisi kesehatan tubuh. Kecuali jika memang dalam kondisi sakit atau alergi bawaan terhadap suatu jenis makanan. Maka dari itu, akan lebih baik lagi kalau diet dengan cara dipandu oleh nutrisionis atau ahli gizi yang profesional.


Tabah

Tak hanya kecantikan fisik yang perlu dirawat, kecantikan hati juga harus dipantau. Menjadi seorang "ibu baru" sudah pasti menjadi tantangan tersendiri. Siap tidak siap, bayi sudah berada di hadapan. Kehadiran si mungil ini sontak mengubah keseharian seorang wanita. 

Seringkali dijumpai, orang tua bayi harus terjaga di malam hari, dan mengerjakan pekerjaan rumah tangga atau bekerja di siang hari. Kondisi kurang tidur dan kelelahan, rawan membuat seseorang menjadi stress. Bahkan kurangnya waktu tidur, menurut penelitian bisa menyebabkan bertambahnya berat badan.


tips tampil cantik usai melahirkan


Maka dari itu, manajemen hati harus bagus. Sang ibu harus tabah menghadapi kenyataan. Tetapkan pandangan, bahwa keruwetan yang terjadi, tidaklah abadi. Semuanya hanya sementara saja. Pikirkan segala sesuatu yang baik-baik, berprasangka baik terhadap keadaan, agar ibu baru bisa tetap tabah sehingga terpancar melalui keindahan senyum bahagianya.

Ibu yang merasa bahagia, diyakini mampu mendidik anak-anak dengan cara lebih baik daripada ibu yang berhati nelangsa.

 

Akademis

Terakhir ada aspek akademis sang ibu yang harus lebih ditingkatkan. Bukan akademis dalam pendidikan formal yang dimaksud di sini. Akan tetapi, akademis dalam hal ilmu pengetahuan mengasuh bayi. 

Sepengetahuanku, masih ada ibu-ibu yang belum mengetahui ilmu dalam mengasuh bayi secara baik dan benar. Sampai-sampai bisa membahayakan bayinya sendiri. Misalnya saja tentang posisi yang benar saat menyusui bayi, cara menggendong bayi menggunakan gendongan, tata cara memandikan bayi baru lahir, penyebab bayi menangis, hingga prosedur pemberian MPASI.

Semua ilmu tersebut tidak akan ditemui dalam kuliah umum, kecuali yang kuliahnya di kebidanan, kedokteran, atau keperawatan. Makanya, ibu baru harus menggali ilmu pengetahuan seputar pengasuhan dan perawatan bayi.

Wanita yang hanya kelihatan cantik di luar saja tetapi tak pandai merawat anak, bisa menjadi sisi negatifnya. Karena bisa saja ketidaktahuannya itu berakibat membahayakan anak. Kecuali jika memang dia dalam posisi mampu mempekerjakan orang lain untuk merawat anak-anaknya. Itu lain lagi ya...

Kalau sang ibu baru berasal dari masyarakat pada umumnya, kurasa harus mampu menguasai aspek yang terakhir ini. Sebab, aspek kelima inilah yang menjadi ujung penyelamat dari kekurangan keempat aspek sebelumnya.


cek fakta


Menambah pengetahuan tentang pengasuhan bayi, sekarang bisa dengan mudah diperoleh dari internet. Namun, tetap harus memperhatikan sumber yang terpercaya. Bukan mempercayai sembarang sumber yang ada. Apalagi sampai terpengaruh mitos dan hoax seputar pengasuhan bayi. Jadi sebaiknya para ibu tetap berhati-hati dalam hal ini.

Itulah beberapa tips yang bisa kusampaikan untuk para ibu yang baru saja melahirkan agar bisa tampil cantik dan menarik baik dari luar maupun dari dalam. 

Dear, para ibu baru di seluruh dunia! Mari tetap jaga kewarasan dengan relaksasi jiwa dan mempercantik raga. Keindahan sempurna dari dalam bukanlah hal yang mustahil diwujudkan. Asalkan ibu tahu jalannya, pasti bisa mewujudkannya. Yakinlah bahwa semua wanita bisa tampil cantik tanpa meninggalkan kodratnya.



Aminnatul Widyana Mom of 2 kiddos/ Ahmad Rahman Budiman's wife/ teacher/ blogger

0 Response to "Tak Pelik untuk Tampil Cantik Menarik Usai Melahirkan"

Post a Comment

Terima kasih sudah singgah di blog amiwidya.com.
Saya persilakan menambahkan komentar untuk melengkapi postingan blog di atas.
Semoga bermanfaat & menginspirasi buat semua...

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel