Perkembangan Anak Usia Dini


Memiliki seorang anak tentu merupakan masa yang menyenangkan. Namun sering kali kendala terjadi saat orang tua lupa memantau perkembangan anak. Padahal tumbuh kembang anak merupakan hal yang sangat penting, terutama dalam masa usia emasnya. Bukan hanya itu saja, masih banyak orang tua yang juga kurang paham apa saja perkembangan yang penting pada anak untuk diperhatikan. Supaya dapat memahami lebih jelas, berikut ini beberapa informasi terkait perkembangan anak dari waktu ke waktu.

perkembangan anak usia dini


Perkembangan Anak Usia Bayi

Pertama yaitu melihat bagaimana perkembangan anak dari usia baru lahir hingga mencapai usia satu tahun. Banyak yang setuju bahwa pada fase ini pertumbuhan dari bayi baru lahir hingga satu tahun umumnya sangat cepat. Mulai dari bayi yang hanya bisa tidur sepanjang hari, hingga lambat laun tengkurap, merangkak, berdiri dan berjalan. 

Sering kali orang tua takjub dengan perkembangan yang berjalan pesat dari waktu ke waktu, lebih tepatnya dari bulan ke bulan. Selalu ada hal baru yang dapat dilakukan bayi hingga bisa mulai mandiri dan melakukan banyak aktivitas fisik tanpa bantuan. Oleh sebab itu fase ini sangat penting untuk diperhatikan. Termasuk pola tidur dan pola pemberian makan. Harus diingat bahwa sebaiknya ASI diberikan secara ekskusif sebisa mungkin untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan yang optimal.

Perkembangan Anak Usia Batita (Bawah tiga Tahun)

Menginjak usia satu tahun maka lebih banyak fungsi motorik serta sensorik anak yang berkembang. Dalam fase ini biasanya anak belajar untuk berjalan dan juga mulai berbicara. Sehingga setiap bulan ada perkembangan gerakan fisik maupun pengucapan kata yang makin bertambah. Beberapa anak bisa jadi mengalami keterlambatan dalam hal tersebut, namun jika masih dalam batas wajar maka hal tersebut dapat diabaikan.

Masalah mungkin terjadi apabila ada keterlambatan yang signifikan. Misalnya anak tidak kunjung bicara hingga usia 2 tahun. Sebaiknya dalam hal ini lakukan konsultasi ke dokter ahli terkait, supaya dapat dilakukan penanganan yang tepat dan sesuai. Sebisa mungkin lakukan terapi dan ajak anak untuk berkomunikasi lebih intens.

Perkembangan Anak Usia Balita (Bawah Lima Tahun)

Saat anak menginjak usia tiga tahun maka lebih banyak lagi perkembangan yang bisa dilakukan. Dari sisi  motorik juga sudah lebih dapat melakukan berbagai macam aktivitas fisik yang membutuhkan tenaga dan pikiran. Dari sisi sensorik anak juga sudah dapat mulai menghapal dan membaca sesuatu sedikit demi sedikit. Disini otak anak berkembang secara optimal dan mulai membangun memori untuk jangka panjang. Oleh sebab itu sebagai orang tua jangan merasa jemu untuk membantu anak berkembang melalui pelajaran-pelajaran sederhana. Misalnya mengajari anak berhitung sederhana atau membaca huruf secara sederhana.

Rupanya ada banyak informasi menarik jika berbicara tentang perkembangan anak dari waktu ke waktu tersebut. Termasuk jika dilihat sejak lahir hingga mencapai usia balita, ada banyak fungsi motorik maupun sensorik yang berkembang dengan cepat. Pertumbuhan dan perkembangan yang pesat ini harus selalu dimonitor dan diperhatikan untuk menghindari resiko yang tidak diinginkan. Oleh sebab itu sebaiknya selalu konsultasikan pada tenaga medis yang kompeten dalam hal tersebut. Jika tidak memiliki cukup waktu untuk membawa anak ke tenaga medis, cobalah untuk menggunakan beberapa fitur yang tersedia di dunia maya. Salah satunya yaitu di Klikdokter.com yang menyediakan fasilitas untuk mengecek perkembangan anak secara berkala secara gratis dan mudah penggunaannya.


Aminnatul Widyana Mom of 2 kiddos/ Ahmad Rahman Budiman's wife/ teacher/ blogger

0 Response to " Perkembangan Anak Usia Dini"

Post a Comment

Terima kasih sudah singgah di blog amiwidya.com.
Saya persilakan menambahkan komentar untuk melengkapi postingan blog di atas.
Semoga bermanfaat & menginspirasi buat semua...

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel