Featured Post

Katalog Warna untuk Menentukan Cat Rumah

Kerja Beres Berkat Insto Dry Eyes

bye mata kering

Berbagai macam pekerjaan, memiliki pembagian tugas tersendiri bagi para pekerjanya. Entah itu pekerjaan yang membutuhkan tenaga besar, pekerjaan yang membutuhkan kensentrasi tinggi, pekerjaan yang membutuhkan keahlian tertentu, maupun pekerjaan yang mengharuskan kita bercengkrama dengan suatu alat selama seharian.

Rutinitas setiap pekerjaan, kalau tidak diiringi dengan cara hidup sehat serta perawatan tubuh, biasanya berdampak pada kesehatan para pekerjanya. Mereka yang bekerja dengan menggunakan tenaganya, biasanya mengeluhkan sakit dan pegel-pegel di sekujur tubuhnya. Berbeda dengan mereka yang memiliki pekerjaan di dalam ruangan kantor berpendingin ruangan. Dimana harus duduk berjam-jam sambil menatap setumpuk berkas atau layar komputer. Biasanya mereka akan mengeluhkan kebosanan, sakit pinggang, dan mata pegel.

Demikian pula dengan pekerjaan yang membutuhkan tingkat konsentrasi tinggi. Bisa dipastikan para pekerjanya mudah sekali mengalami kejenuhan pikiran. Bahkan mengeluhkan sakit kepala, karena pekerjaan seperti ini menyebabkan para pekerjanya rentan stress.

Lain lagi halnya dengan pekerjaan yang mengharuskan untuk berhadapan langsung dengan manusia lainnya. Keluhan yang ditimbulkan bisa berujung pada sakit hati akibat sikap orang lain yang telah ditemuinya. Namun, jangan khawatir karena setiap hal dan kejadian sudah ada pasangannya. Maka setiap penyakit sudah diciptakan pula beserta obatnya. Kecuali penyakit pikun pada orang tua.

Pengalaman Mata Kering

saat Menjalankan Beragam Profesi


Saya sendiri, kini menjadi seorang ibu rumah tangga yang merangkap profesi sebagai guru dan narablog. Ketiga pekerjaan ini menjadikan hari-hari saya semakin terpadati dengan jadwal pekerjaan. Apalagi di rumah tidak ada yang namanya asisten rumah tangga layaknya asisten yang membantu pekerjaan rumah para ibu pekerja pada umumnya.

Rutinitas ini membuat saya harus menyisihkan jam tambahan ekstra di malam hari agar pekerjaan rumah seperti mencuci dan menyetrika baju jadi beres. Akibatnya, selain badan terasa capai, mata sepet akibat kurang tidur pun sering menemani waktu begadang saya.

Profesi sebagai guru di sekolah dasar pun, kini dijejali dengan beragam administrasi kelas. Baik itu yang ditulis manual maupun yang harus diketik menggunakan laptop. Guna menyelesaikan pekerjaan ini, saya harus berhadapan dengan layar laptop selama kurang lebih 3 sampai 4 jam setiap harinya. Karena menyelesaikan perangkat pembelajaran tidak bisa diselesaikan dalam waktu satu dua hari saja. Butuh keuletan untuk menyelesaikannya sedikit demi sedikit setiap harinya.

aktivitas membuat mata kering

Tubuh dan mata lelah, itu sudah pasti. Tapi mau bagaimana lagi, ini sudah menjadi tuntutan profesi. Belum lagi pekerjaan sekaligus hobi saya sebagai narablog yang menuntut untuk berlama-lama menatap layar laptop dan smartphone. Karena menyelesaikan deadline artikel dan membuat desain infografis sederhana juga cukup menghabiskan waktu di depan layar laptop.

Ketiga kegiatan ini bisa menambah mata lelah jadi mata kering. Akibatnya, mata perih karena kekurangan air mata. Segala jenis penyakit termasuk mata kering dan mata perih bisa mengakibatkan terhambatnya semua pekerjaan. Bukankah terasa sangat tidak nyaman kalau kita melakukan pekerjaan dalam kondisi mata perih?

Apa saja Gejala Mata Kering?


Barangkali sebagian besar dari kita sudah pernah mengalami gejala mata kering. Bahkan yang senasib dengan saya, pasti juga mengalami gejalanya. Namun kadang dibiarkan begitu saja tanpa ada tindak lanjutnya. Sebenarnya, apa saja gejala mata kering itu?

gejala mata kering

1. Mata Sepet
Mata sepet membuat kelopak mata jadi terasa lekat, seperti ada pasir yang mengganjal, atau berdebu. Bahkan lebih parahnya bisa terasa sangat panas menyengat dan gatal di dalam mata. Ujung-ujungnya juga bisa membuat mata menjadi merah. Apalagi kalau kedua mata sering dikucek-kucek dengan jari tangan. Kegiatan ini bisa menambah mata merah menjadi lebih parah.

2. Mata Pegel
Tak hanya tubuh yang terasa pegel. Otot-otot mata juga bisa pegel. Hal ini ditandai dengan mulai kaburnya penglihatan. Kalau Anda menderita rabun jauh dan rabun dekat, lalu mengabaikan tanda-tanda ini, bisa jadi kekaburan penglihatan akan semakin menjadi. Akibatnya, mata tidak akan bisa fokus melihat objek yang dilihat. Saat mata tidak lagi fokus, dan penglihatan mulai kabur, pasti aktivitas juga tidak akan fokus.

3. Mata Perih
Selain kedua gejala di atas, masih ada gejala terakhir dari mata kering, yaitu mata terasa perih. Ini akibat dari panasnya mata yang sangat menyengat, sehingga mata terasa perih. Bahkan berakhir dengan keluarnya air mata palsu, serta berlendir di sekitar mata.

Hal ini terjadi ketika mata tidak mendapatkan cukup lubrikasi. Sehingga mata mengirimkan sinyal darurat melalui sistem saraf untuk meminta lebih banyak pelumas. Sedangkan air mata darurat atau air mata palsu yang banyak keluar ini hanya terbuat dari air. Air mata palsu tidak memiliki kualitas pelicin atau komposisi air mata normal. Air mata palsu ini hanya bisa membilas kotoran, akan tetapi tidak bisa menyembuhkan gejala mata perih akibat mata kering.

Penyebab Mata Kering,

Poin Keempat sudah Mendarah Daging

Sebenarnya penyebab mata menjadi kering sangat beragam. Sebagian di antaranya, bisa jadi merupakan kebiasaan sehari-hari tanpa kita sadari. Bahkan mungkin sudah menjadi semacam kebutuhan pokok bagi tubuh kita. Apa saja itu? Langsung saja simak ulasan berikut.

penyebab mata kering

1. Pemakaian kosmetik

Tak dipungkiri, bagi para wanita, pemakaian kosmetik di area mata dipercaya bisa mempercantik penampilan. Namun, tak semua kosmetik berdampak baik bagi kesehatan mata. Ada kulit yang sensitif terhadap ragam kosmetik. Bagi kulit sensitif, pemakaian produk yang sangat dekat dengan area mata seperti maskara atau eye liner bisa menyebabkan mata perih dan terasa gatal.

Selain itu, pemakaian produk yang sudah kedaluwarsa juga bisa menyebabkan mata terasa perih. Makanya, penting bagi kita untuk mengecek terlebih dahulu segala produk kosmetik sebelum mengaplikasikan langsung ke kulit.

Kadang karena rasa sayang untuk dibuang terhadap kosmetik yang masih banyak dan jarang digunakan, seseorang juga bisa tetap menggunakannya dalam jangka waktu melebihi tenggat kedaluwarsanya. Aktivitas ini sangat berbahaya bagi kulit serta organ tubuh lainnya yang dekat dengan kulit tersebut.

2. Konsumsi obat-obatan

Ada jenis obat-obatan yang bisa menyebabkan mata kering ketika dikonsumsi. Jadi ketika Anda akan mengonsumsi obat karena suatu penyakit, ada baiknya baca terleih dahulu petunjuk penggunaan dan efek sampingnya. Atau bisa juga bertanya langsung kepada ahlinya mengenai efek samping dari obat tersebut.

3. Penggunaan lensa kontak atau kaca mata

Nah, ini dia salah satu kebiasaan saya. Ada yang senasib dengan saya? Menggunakan kaca mata atau lensa kontak ternyata bisa menyebabkan mata kering. Terutama untuk pemakaian lensa kontak yang langsung bersentuhan dengan mata.

Saya pun bertanya-tanya, kok bisa ya memakai kaca mata juga menyebabkan mata kering? Mungkin karena sewaktu menggunakan kaca mata, otot-otot mata terpaksa bekerja lebih keras. Jadi mereka lelah. Makanya, mata pun ikut lelah.

4. Menatap layar laptop atau ponsel pintar terlalu lama

Hidup di zaman kiwari, di era revolusi industri 4.0, benda-benda yang memiliki kecerdasan buatan seperti laptop dan ponsel pintar, sudah bisa dikatakan sebagai kebutuhan utama. Tak hanya di pabrik besar, namun hampir seluruh jenis pekerjaan dan aktivitas harian sudah terhubung dengan benda berkecerdasan buatan.

Insto dry eyes
Terlalu lama menatap layar laptop dan smartphone menyebabkan mata kering

Kedua benda ini memang mampu membuat segala aktivitas jadi terassa lebih cepat dan mudah. Kita pun bisa menghemat tenaga dan waktu. Namun ternyata di balik manfaatnya, tetap ada efek buruk untuk kesehatan mata.

Terlalu lama menatap layar laptop dan ponsel pintar bisa membuat mata kering dan pegel. Sebagai peredam radiasi layar, kini kedua benda ini mulai diproduksi beserta efek peredam radiasi cahayanya. Walaupun begitu, tetap saja mata kering bisa melanda kalau kita berinteraksi melebihi batas waktu normal.

5. Perubahan hormon

Mata kering ternyata juga bisa menyerang ibu hamil dan wanita yang menopause di atas usia 50 tahun. Selain itu, ibu-ibu yang mengonsumsi pil KB juga bisa terserang. Ini akibat adanya perubahan hormon androgen dan estrogen pada tubuh.

6. Penyakit

Selain hormon, penyakit seperti diabetes, alergi, HIV, dan gangguan tiroid juga bisa menjadi penyebab mata kering. Jadi tidak hanya penyebab dari luar tubuh, ternyata penyebab penyakit dari dalam tubuh pun juga bisa memengaruhi terjadinya mata kering.

7. Lingkungan


debu menyebabkan mata kering
Beraktivitas di luar ruangan bisa menyebabkan mata terkena debu

Banyaknya debu yang betebaran di udara, angin yang kencang, asap kendaraan, terlalu lama terpapar cahaya matahari di luar ruangan, dan berada di dataran tinggi ternyata bisa menjadi penyebab mata kering. Karena faktor-faktor ini menyebabkan air mata lebih cepat menguap. Sehingga mata menjadi lebih cepat kering.

9. Struktur kelopak mata

Tidak semua manusi diciptakan dengan kondisi sempurna. Ada beberapa kondisi yang menjadikan manusi memiliki organ tidak sempurna. Contohnya seperti ektropi (pembalikan kelopak mata bagian dalam ke luar) dan entropi (kelopak mata luar yang masuk ke dalam).

Kedua kondisi ini bisa menyebabkan mata kering dan iritasi. Penyebabnya karena lapisan air mata yang menguap dengan cepat setelah kontak terus-menerus dengan udara luar.

Selain itu, mata kering juga bisa terjadi akibat keratitis. Yaitu kondisi di mana kelopak mata tidak menutup sepenuhnya saat tidur. Jadi meskipun kelopak mata terlihat menutup dan beristirahat sebetulnya tidak sepenuhnya menutup. Makanya mata bisa jadi kering karena aktivitas ini.

Pakai Insto Dry Eyes,

Bye Mata Kering!

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi gejala mata kering, di antaranya dengan memejamkan mata sejenak agar terhindar dari kelelehan. Bisa juga dengan mengompres mata menggunakan air hangat untuk memperlancar peredaran darah di sekitar mata serta merilekskan otot-otot mata. Namun biasanya, cara-cara ini belum cukup ampuh untuk mengatasi mata kering yang menyerang parah.

Akibat dari begadang, kelelahan, terlalu banyak menatap layar laptop, pemakaian lensa kontak atau kaca mata, dan terlalu sering berinteraksi dengan ponsel pintar, akhirnya saya pun sering terserang gejala mata kering. Selain menggunakan cara-cara di atas, kini, saya sudah menemukan satu solusi yang jempolan, dialah: 

Insto Dry Eyes

insto dry eyes

Obat tetes mata yang mengandung bahan aktif dan dapat mengatasi kekeringan pada mata. Jadi, Insto Dry Eyes juga bisa digunakan sebagai pelumas pada mata. Selain itu, Insto Dry Eyes juga mengandung bahan aktif yang dapat membunuh bakteri. Makanya mata jadi steril dari beragam debu jalanan yang bisa menjadikan mata kering.

bye mata kering

Insto Dry Eyes tersedia dalam botol kecil ukuran 7,5 ml. Sehingga sangat praktis dibawa bepergian ataupun beraktivitas di luar ruangan. Kemasannya juga tidak memakan banyak tempat. Walaupun membawa banyak barang saat bepergian, kita tetap bisa memasukkan Insto Dry Eyes ke saku tas ataupun saku baju kita sendiri.

Untuk masalah harga, juga tergolong ramah di kantong. Saya mendapatkan Insto Dry Eyes seharga 14 ribu saja. Di apotek maupun minimarket terdekat juga mudah dijumpai.
harga insto dry eyes
Harga Insto Dry Eyes

Cara pemakaiannya juga cukup mudah, dengan cara diteteskan 1 sampai 2 tetes pada setiap mata sebanyak 3 kali sehari. Akan tetapi, sebaiknya dikonsultasikan dengan dokter lebih dahulu apabila Anda menderita hipersensitif terhadap zat aktif yang terkandung dalam Insto Dry Eyes (hydropropyl methylcellulose).

insto dry eyes, bye mata kering

Sedangkan kalau Anda juga pengguna lensa kontak seperti saya, ada baiknya Anda menggunakan lensa kontak setelah meneteskan Insto Dry Eyes. Tenggang waktunya selama 10 sampai 15 menit setelah meneteskan cairan ke mata.

Apabila Anda memiliki kemasan Insto Dry Eyes yang sudah terbuka, perlu diperhatikan jangka waktunya. Sebaiknya tidak digunakan kalau sudah terbuka selama lebih dari 1 bulan. Apalagi kalau larutan Insto Dry Eyes sudah berubah warna menjadi lebih keruh.

Pada akhirnya, Insto Dry Eyes menjadi solusi mata kering yang benar-benar menakjubkan. Mata kering jadi sembuh, pekerjaan pun tetap bisa berlanjut dengan kondisi mata yang nyaman untuk melihat. Kerja pun jadi beres berkat Insto dry Eyes. Itulah solusi mata kering dari saya. Semoga bermanfaat bagi Anda yang sedang mengalami masalah mata kering seperti saya.

0 Response to "Kerja Beres Berkat Insto Dry Eyes"

Post a Comment

Terima kasih sudah singgah di blog amiwidya.com.
Saya persilakan menambahkan komentar untuk melengkapi postingan blog di atas.
Semoga bermanfaat & menginspirasi buat semua...

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel