Cara Aktif Memfasilitasi Bakat Kinestetik Anak

Cara Aktif Memfasilitasi Bakat Kinestetik Anak

Libur telah tiba... Libur telah tiba... Hore... Hore.. Horeee.....

Yuhuu... Liburan semester, akhir tahun, Natal, dan Tahun baru akhirnya tiba juga. Ini adalah saat-saat yang dinanti untuk mengakrabkan kebersamaan sekeluarga. Pastinya, Anda sudah merencanakan kegiatan-kegiatan bersama ananda tercinta bukan? Terutama bagi Anda para orangtua yang tidak bisa setiap hari membersamai hari-hari si kecil. Saya yakin, akan memanfaatkan moment ini untuk membangun pendekatan dengan mereka.

Pada kesempatan kali ini, saya ingin mengulas kembali tentang jenis kecerdasan anak. Lebih spesifik lagi terhadap salah satu jenis kecerdasan. Dimana jenis kecerdasan ini sudah mulai terlihat dari ciri-cirinya yang melekat pada anak pertama saya. Jadi, saya ingin berbagi pengalaman supaya ada manfaatnya buat para orangtua yang mungkin memiliki anak dengan kecerdasan yang sama dengan anak sulung saya.

Sebelum kita lanjutkan, perlu Anda ketahui bahwa jenis bakat dan kecerdasan menurut ahlinya (Howard Gardner) itu ada 8. Antara lain kecerdasan berpikir matematis-logis, kecerdasan bahasa, kecerdasan kinestetik/gerak, kecerdasan musik, kecerdasan interpersonal/berteman, kecerdasan intrapersonal/diri sendiri, kecerdasan gambar dan ruang/visual dan spasial, dan kecerdasan alam/naturalis. Nah, dari masing-masing anak bisa memiliki kecerdasan yang berbeda-beda. Bisa juga seorang anak memiliki beberapa kecerdasan atau disebut multitalenta. Anda bisa mengamati jenis kecerdasan yang mereka miliki dari ciri-ciri yang muncul pada diri mereka.

Kebetulan anak sulung saya adalah seorang anak yang lincah dan aktif bergerak. Di usianya yang menginjak 3,5 tahun, dia sudah mampu menendang dan menggiring bola, memukul bola layaknya bermain kasti, bergelantungan di atas tiang menggunakan kedua tangan, berlatih keseimbangan dengan berjalan di atas papan kecil, serta beberapa gerakan aktif lainnya. Dimana tidak semua anak bisa melakukannya, kecuali bagi mereka yang memiliki kecerdasan kinestetik. Yup, kecerdasan kinestetik atau gerak inilah yang terlihat sangat menonjol pada diri anak sulung saya.


Sebagai orangtua yang bertugas medidik dan mengarahkan anak, tentunya saya dan suami saya mencari cara untuk memfasilitasi kecerdasan anak yang mulai nampak ini. Dengan harapan, apabila kecerdasannya sudah terpupuk sejak dini, maka kelak kecerdasan ini bisa lebih berkembang dan berguna bagi dirinya sendiri serta bagi orang lain.

Cara Aktif Memfasilitasi Bakat Kinestetik Anak


Lalu bagaimana cara memfasilitasi anak yang memiliki jenis kecerdasan atau bakat kinestetik ini? Mari kita ulas lebih lanjut.

1. Ajaklah anak belajar dengan cara yang aktif dan melibatkan fisik.

Metode belajar yang paling tepat digunakan adalah bermain peran. Kalau anak saya senang sekali bermain peran sebagai penjual makanan atau minuman. Sedangkan saya atau ayahnya bisa berperan sebagai pembelinya. Melalui cara ini, dia bisa mulai mengenal bagaimana cara memperoleh uang dari bekerja sebagai penjual. Dia juga mulai mengenal apa kegunaan uang. Jadi tidak ada lagi drama uang seratus ribuan saya disobek sama dia.

2. Perkenalkan materi konsep menggunakan gerakan tubuh.

Misalnya saja Anda ingin memperkenalkan seekor binatang kepada ananda. Pertama kalinya, bisa Anda tunjukkan gambar atau video tentang binatang tersebut. Jangan lama-lama mengajak dia mengamati gambar dan videonya, beri saja waktu sekitar 15 menit. Karena anak dengan bakat kinestetik ini kurang menyukai kegiatan pasif seperti menonton dan duduk diam di tempat.

Langkah selanjutnya, tirukan saja gerakan binatangnya bagaimana, suara binatang tersebut bagaimana. Kemudian ajak dia untuk mengikuti apa yang Anda lakukan. lama-kelamaan dia akan mulai menghafal berbagai jenis binatang. Demikian juga kalau Anda ingin memperkenalkan bilangan dengan membilang, anak dengan bakat kinestetik tidak akan betah berlama-lama menghadap kertas dan alat tulis. Dia akan lebih suka ketika Anda mengajaknya pergi ke luar rumah sambil menghitung berapa banyak bus yang parkir di pinggir jalan. Kalau usianya sudah 5 tahun, Anda pun bisa mulai memperkenalkan angka dan huruf yang tertera di plat nomor bus tersebut..

3. Sediakan tempat yang membuatnya leluasa untuk bergerak.

Tempat yang sempit dan cenderung monoton kurang disukai oleh anak berbakat kinestetik. Makanya, waktu liburan seperti ini bisa menjadi kesempatan emas untuk membawanya pergi ke lapangan hijau yang luas. Atau bisa juga membawanya ke arena bermain. Sambil bermain, orangtua bisa mendampingi mereka dan mengajari berbagai hal yang bisa diajarkan.

Cara Aktif Memfasilitasi Bakat Kinestetik Anak


4. Sering mengajaknya pergi ke berbagai tempat dan fasilitas umum.

Karena anak berbakat kinestetik sangat menyukai bepergian ke sana kemari. Dia sangat menyukai petualangan di tempat yang baru. Kalau saya dan suami saya, biasanya mengajak anak-anak ke tempat umum dekat rumah yang biasa dikunjungi. Contohnya seperti tempat ibadah, rumah makan, ATM, bank, kantor pemerintahan, dan sebagainya.

Dengan mengajaknya ke tempat-tempat umum, harapan kami, anak menjadi terbiasa pergi ke tempat-tempat ini dan mengerti norma-norma serta aturan-aturan yang berlaku di sana. Selain itu, dengan mengajaknya ke tempat ibadah, anak juga mulai mengenal cara-cara beribadah. Kalau mengajak ke ATM dan bank, anak bisa mengenal bagaimana cara bertransaksi secara elektronik dan menggunakan mesin ATM.

Cara Aktif Memfasilitasi Bakat Kinestetik Anak

Sebagai catatan, sering mengajak anak ke tempat atau fasilitas umum memang sedikit merepotkan. Akan tetapi pengalaman seperti ini membawa manfaat yang sangat besar bagi perkembangan psikis anak. Dia akan tumbuh menjadi anak yang mudah beradaptasi di berbagai kondisi dan berbagai tempat. Kepercayaan dirinya juga akan terpupuk dengan baik karena dia sudah terbiasa menjelajah berbagai tempat dan menghadapi berbagai situasi sejak dini.

5. Fasilitasi anak untuk menciptakan sesuatu, memperbaiki benda, atau membangun replika suatu benda yang bisa menggugah daya pikirnya/imajinasinya.

Sebab anak berbakat kinestetik sangat menyukai belajar dengan cara melibatkan aktivitas fisiknya. Untuk mewujudkannya, Anda tidak perlu membeli mainan dengan harga yang mahal dan tidak terjangkau kantong orangtua. Kecuali kalau Anda mampu membelikan, itu tidak menjadi persoalan.

Anak-anak bisa memanfaatkan barang bekas yang tidak terpakai atau peralatan di rumah seadanya. Seperti kardus bekas, kaleng bekas biskuit, botol plastik bekas, dan sebagainya. Dengan benda-benda bekas tersebut, biasanya imajinasi anak akan mulai terbentuk dengan sendirinya. Bahkan tanpa kita komando sekalipun. Anak akan mulai membuat segala sesuatu yang pernah mereka lihat sebelumnya dan menarik perhatiannya.


Cara Aktif Memfasilitasi Bakat Kinestetik Anak

Hasil karya ini nantinya memang akan membuat rumah kita terlihat berantakan. Tapi sebisa mungkin berikan apresiasi dan evaluasi setelah ananda selesai bereksplorasi. Baru setelah anak puas, kita bisa mengajaknya untuk membereskan. Kalau tidak berhasil, biarkan saja dulu. Kalau anak sudah bosan dan lupa, baru kita beraksi untuk membersihkan. Kuncinya, memang harus sabar dan telaten.

6. Bantulah mengembangkan hobinya. 

Anak sulung saya hobi bermain bola. Setiap kali ada kesempatan, pasti dia mengajak ayahnya untuk bermain bola. Baik itu di rumah, maupun di lapangan terbuka. Pas di waktu liburan seperti ini, merupakan moment yang tepat untuk memfasilitasi dia dalam menyalurkan hobinya.

Cara Aktif Memfasilitasi Bakat Kinestetik Anak

Sebagai orangtua, kita tidak perlu takut anak menjadi berkulit gelap karena terpapar cahaya matahari, atau bajunya kotor akibat terkena tanah. Karena anak berbakat kinestetik, biasanya tidak akan hirau dengan hujan maupun panas, bersih atau kotor, dan berbagai kondisi fisik lain yang berpengaruh pada penyaluran kegemarannya.

Cara Aktif Memfasilitasi Bakat Kinestetik Anak

Yah, asalkan masih dalam batas wajar dan tidak membahayakan kesehatannya, kita tidak perlu melarang secara berlebihan. Misalnya, anak terkena cahaya matahari pada pukul 8 sampai 10 pagi, ini masih bagus. Atau bajunya kotor karena terkena tanah sewaktu jatuh bermain bola, ini juga tidak masalah. Tidak perlu ada larangan jangan berpanas-panasan atau jangan berlari-lari. Karena larangan semacam ini menghambat penyaluran hobinya.

7. Jaga kesehatannya dengan memberikan konsumsi makanan dan minuman yang tepat, karena #AktifItuSehat.

Sesuai dengan ciri yang dimiliki anak berbakat kinestetik, bahwa anak ini akan cenderung aktif, maka saya pun berusaha memberikan makanan yang menyehatkan. Tentu saja dilengkapi dengan minuman pendampingnya.

Beragam jenis minuman untuk mendukung tumbuh kembangnya sudah saya berikan. Salah satunya adalah susu UHT #IndomilkUHTKidsFullCream. Berupa susu UHT tanpa gula dan garam. Karena rasanya yang tawar, Indomilk UHT Kids Full Cream cocok menemani anak-anak saat bermain di arena terbuka. Kalau ada kandungan gula dan terasa manis, lalu diminum selepas kegiatan outdoor, akan membuat anak semakin haus. Beda rasanya dengan susu yang tawar.

Cara Aktif Memfasilitasi Bakat Kinestetik Anak

Indomilk UHT Kids Full Cream bisa dikonsumsi sejak anak berusia 1 tahun atau selepas ASI. Jadi, 2 bulan lagi, anak kedua saya juga sudah bisa mengonsumsi susu ini. Biar gak mupeng lagi kalau kakaknya minum Indomilk UHT Kids Full Cream. Selain keunggulan tersebut, susu Indomilk UHT Kids Full Cream juga mempunyai kandungan nutrisi yang banyak dan kalsium yang tinggi. Sehingga saya percaya Indomilk UHT Kids Full Cream mampu menjaga kesehatan anak dan membuat anak berbakat kinestetik ini tetap aktif menjalani hari-harinya.


Cara Aktif Memfasilitasi Bakat Kinestetik Anak

Ditambah lagi kemasan mini Indomilk UHT Kids Full Cream yang praktis dibawa bepergian saat liburan. Jadi semakin memudahkan kita membawanya serta kemana pun. Cocok juga dengan kepribadian anak kinestetik yang maunya serba praktis. Semakin klop dah semuanya.

Sampai di sini, saya ingin sekalian mengajak teman-teman bloger yang memiliki anak berusia 2 hingga 5 tahun untuk mengikuti lomba blog Indomilk UHT Kids Full Cream. Ada hadiah uang tunai sebesar total 15 juta rupiah yang bisa didapatkan loh nantinya. Lumayan untuk menambah tabungan pendidikan anak kalau menang lomba. URLnya ada di sini.








51 Responses to "Cara Aktif Memfasilitasi Bakat Kinestetik Anak"

  1. Kinenstetik ternyata harus diasah sejak dini

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nggak bakat kinestetik aja sih yang harus diasah sejak dini. Tapi semua bakat juga sebaiknya diasah sejak dini biar makin berkembang

      Delete
  2. wow, seru bgt memang ya punya anak kinestetik. aku jg pernah menulisnya di artikelku :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Emang bikin emak bapaknya capek2 dikit buat ngeladenin tingkahnya dia. Tapi keunggulannya, kelak dia akan lebih mandiri dlm memilih & melakukan semua hal yang dia inginkan.

      Delete
  3. Anak mempunyai bakat yang beda-beda, dan kinestetiknya pun sejak dini harus diasah. Nutrisi yang lengkap di susu UHT Indomilk dan kalsiumnya yang tinggi mampu menjaga kesehatan anak dan membuat anak berbakat kinestetik ini tetap aktif menjalani semua kegiatan anak sehari-hari.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yup, karena setiap anak itu unik. Jadi masing2 memiliki kelebihan.

      Delete
  4. Betul anak aktif itu sehat. Aku justru malah jadi bertanya-tanya klo anakku kok diem aja atau murung.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya nih, anak murung & diem aja pasti ada yg dipikirkan, atau bisa jd dia sedang sakit. Lebih bahaya lg klo sering melamun ya mom.

      Delete
  5. Anakku juga sudah beralih ke susu UHT mbak alhmdulilah lebih aktif dan praktis juga dikonsumsinya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nilai prktis ini juga jadi salah satu keunggulan susu UHT mom. Emak2 bawaannya pengen yg praktis jg kan

      Delete
  6. Anak saya banget nih, terlebih waktu kecil selalu dibatasi, ya ampun sedih banget udah usia 8 tahun tapi tetep kayak gasing, bikin bete aja sebenarnya, tapi ternyata seharusnya diberi fasilitas buat menyalurkan keaktifannya itu ya :)
    Btw susu Indomilk ini kesukaan anak saya loh, kesukaan emaknya juga sih haha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, sebaiknya dibiarkan saja anak2 menyalurkan energinya asalkan itu ke hal2 positif dan gak membahayakan

      Delete
  7. Wah jadi banyak info ni yang didapat dari sini Mba. Makasih banyak....
    Kalau susu aku juga prefer sama yg tawar biar anak ga kebiasaan dan akhirnya doyan yg manis.... krn gula itu jahaaadd :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, makanan & minuman manis emang bikin nagih. Emaknya aja jg doyan banget sm yg manis hahaaaa

      Delete
  8. Wah, ini sih susu kesukaan si kecil. Anak-anakku sejak disapih, langsung pada beralih ke UHT Indomilk. Aku sih seneng. Selain gizinya bagus, juga gak ngerepotin dengan kudu nyeduh dulu saat anak-anak kepengen. :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Praktis ya mom pake UHT, ggak perlu nyeduh susu di botol, jg gak perlu nyuci2 botol

      Delete
  9. Anakku jugaa kagak bisa diem muterrr mulu haha.. Paling suka kegiatan outdoor. Btw, lombanya buat anak mulai 2 thn yaa. Ankku baru 1,5 hikss gak bisa donv ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Susunya sih bisa dikonsumsi sejak usia 1 tahun ke atas mom, jadi kayaknya bisa aja ikut lomba asalkan anaknya uda usia 1 thn lebih

      Delete
  10. Keponakanku juga suka minum susu Indomilk. Tapi kadang-kadang aja sih kalau minum susu karena sekarang keponakanku udah 7 tahun jadi mulai jarang minum susu dan lebih sering minum air putih.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Air putih juga bagus buat kesehatan mom. Apalagi usianya uda 7 tahun lebih. Harus dikenalin jg sama air putih

      Delete
  11. Aku nggak sanggup ngadepin anak kinestetik wkwkwk secara dia ga bisa diem, anakku mendekati kinestetik semenjak dia masuk sekolah, tp msh bsa dikendalikan sih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaa.. emang bikin rempong & capek ngadepin si kinestetik. Tapi ya mau gimana lagi, ini uda anugerah Tuhan.

      Delete
  12. Saya pernah ikutan acara parenting dengan psikolog anak, banyak hal dikupas terutama tentang bakat anak. Menurutnya kita harus terus melakukan eksplorasi terhadap si anak agar mengetahui apa yang ia sukai dan inginkan. Karena setiap anak-anak berbeda, belum lagi kalau suka denger omongan "tuh si A bisa masa anakmu belum". Jadi akupun belajar terus mengasah bakat dan minatnya sebelum telat.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, ada 8 jenis kecerdasan anak yg bisa kita bedakan mom. Tinggal dilihat dari ciri2nya aja dia termasuk anak dg kecerdasan apa

      Delete
  13. Sepertinya anak yang memiliki bakat kinestetik, orang tuanya juga harus memiliki energi lebih, ya. Anak-anak saya juga paling suka susu UHT. Praktis, tinggal dinikmati

    ReplyDelete
    Replies
    1. Anak2 berbakat kinestetik, jelas orangtuanya harus serba cekatan. Kalo enggak, bisa kelabakan ngadepin tingkah si kinestetik ini hahahaa

      Delete
  14. Anakku suka minum Indomilk UHT Full Cream ini...Dibawa buat bekal main juga diminum sehari-hari. Praktis dan kaya nutrisi ...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya nih, praktis tinggal bawa aja gak perlu bawa termos, botol, & segala macem

      Delete
  15. akh mbak ami, nyontek yah dari postingan ini buat anakku, kayanya aq masih kurang deh untuk memfasilitasi bakat kinestetik anakku dan yang nomor 7 setujua banget deh untuk memberi anak minuman yang menyehatkan seperti uht indomilk agar anak selalu sehat dan bisa aktif beraktivitas

    ReplyDelete
  16. Aku baru tahu ada kecerdasan kinestetik. Masih harus banyak belajar nih supaya anakku bisa tumbuh dan berkembang dengan baik..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, ada 8 jenis kecerdasan anak, kinestetik ini cuma salah satunya saja

      Delete
  17. Sama mba, aku juga lebih sering kasih anak2 uht yg plain, kalau yg terlalu manis biasa terus timbul sugar rush, anaknya susah diem kelebihan kalori, emaknya ikut pusing deeh..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Itu dia mom, gula juga mengandung kalori buat energinya si kinestetik ini. Jadi kalo terlalu banyak gula bisa hiperaktif deh haaahaa

      Delete
  18. Keren nih tulisannya, lengkap banget. Jadi orang tua memang harus paham yang kaya gini ya mbak. Biar tepat memberi yang dibutuhkan anak.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, lebih tepatnya jadi orangtua yg bisa mengarahkan & memberi ruang pada apa yg jd kelebihannya

      Delete
  19. Alhamdulillah naufal mulai mau minun susu juga mbakkk.. dulu ituuu nyapihnya luarrrr biasa ehhehe. enak emang sih klo uht juga

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahhaa... Menyapih emang perjuangan yg luar biasa Mbak. Butuh kekuatan lahir batin

      Delete
  20. Waaah ada blog competitionnyaaa. Menarik! Hehehe. Iya mbak aku juga suka ajak anakku ke tempat umum. Aku take note tips lainnya yaaa :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Boleh... Ikutan lomba blognya juga ya mom. Biar seru & rame.

      Delete
  21. indomilk ini enak banget loh mom karena bukan hanya anak aku aja yang demen, aku juga demen nyeruputnya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahahaa sama kalo gitu mom. Aq juga suka, biasanya juga beli buat diminum sendiri

      Delete
  22. Perlu banget nih saya terapkan ke anak yang kinestetik. Soal susu, semoga sehat selalu bersama Indomilk ya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, apalagi yg UHT Kids fullcream ini, tanpa tambahan gula dan garam jd bagus buat anak2

      Delete
  23. Anakku termasuk yang aktif juga, satu sisi agak repot tapi sisi lain harusnya saya bersyukur karena kecerdasan kinestetiknya bagus.

    Anakku juga minum susu ini, awalnya takut dia ga suka karena ga ada rasanya. Eh ternyata dia malah sukaa

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalo buat kegiatan outdoor,susu UHT fullcream yg paling cocok. Krn rasanya tawar jd gak bikin haus

      Delete
  24. Memang harus siap rumah "berantakan" kalau mendampingi anak kinestetik, yah mba hihi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Selain itu harus siap tenaga ekstra serta mental yg bagus, buat jaga emosi biar gak meledak hahahaa

      Delete
  25. Bermanfaat banget tips-nya, karena anak saya juga aktifn sekali :D semoga sehat, tumbuh cerdas ya.. :)

    ReplyDelete
  26. Waahhh menarik sekali mbak, good share..

    ReplyDelete

Terima kasih sudah singgah di blog amiwidya.com.
Saya persilakan menambahkan komentar untuk melengkapi postingan blog di atas.
Semoga bermanfaat & menginspirasi buat semua...

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel