Tuesday, August 1, 2017

Mau Coba Solo Traveling? Lihat Dulu Kekurangan dan Kelebihannya





Momen liburan adalah waktu yang paling tepat buat melepaskan stres setelah rutin bekerja atau sekolah, galau setelah menerima undangan pernikahan dari mantan, juga tekanan batin akibat terlalu sering ditanya kapan nikah? Kapan lulus kuliah? ataupun kapan punya momongan?

Ada banyak cara yang bisa dipilih untuk pergi liburan. Bisa backpacker, flashpacker, solo traveling atau menjadi wisatawan dengan cara konvensional yang lebih praktis. Dari sekian banyak cara yang bisa kamu lakukan untuk liburan, solo traveling atau jalan-jalan seorang diri adalah salah satu cara menarik yang bisa kamu pilih. Ada pengalaman berbeda yang bisa kamu dapatkan saat melakukan perjalanan seorang diri. Tapi sebelum Beli tiket online dan memutuskan untuk solo traveling, kamu harus paham dulu kekurangan dan kelebihan apa saja yang akan kamu dapatkan dari perjalanan seorang diri.


Kekurangan Solo Traveling
Ada pepatah yang bilang, ‘Berakit-rakit ke hulu, berenang-renang ke tepian. Bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian’. Jadi, sebelum menceritakan kelebihan apa saja yang akan dirasakan saat traveling sendirian, lebih baik kita mulai ulas hal tidak enak apa saja yang pasti kamu temui saat solo traveling.

Hal paling tidak enak dari solo traveling yang pertama adalah biaya. Dengan pergi sendiri, sudah pasti semua biaya perjalanan seperti bayar sewa kamar hotel, sewa kendaraan umum, dan biaya lain yang seharusnya bisa dibagi bersama-sama harus kamu tanggung sendiri.

Namun untuk masalah penginapan, kamu tidak perlu cemas karena kamu bisa memesan Hotel murah hanya di reservasi.com. Jadi meskipun biaya penginapan ini ditanggung seorang diri, kamu tidak akan merogoh kocek terlalu dalam.

Kekurangan berikutnya dari jalan-jalan sendiri adalah tidak adanya teman untuk berbagi keceriaan. Ada yang bilang, ‘happiness is real iwhen it shared’. Jadi, kamu tidak akan punya partner untuk menertawakan secara langsung hal-hal seru yang kamu temui saat liburan.

Saat traveling, ada beberapa situasi buruk yang selalu mengintai seperti jatuh dari kendaraan, diganggu orang jahat, sampai terkunci di kamar mandi. Jika hal ini terjadi saat kamu sedang solo traveling, tidak ada orang di samping kamu yang bisa langsung membantu. Kamu hanya bisa berharap bantuan orang lain yang ada di sekitar. Itu pun kalau di sekitar kamu ada orang lain. Kalau tidak, kamu cuma bisa berharap datangnya bantuan Tuhan.

Kamu juga akan kesulitan untuk mengabadikan foto diri sendiri. Kamu hanya bisa melakukan selfie kalau ingin wajahmu ada dalam frame. Hasilnya, angle foto pun benjadi tidak bervariatif. Cara lain yang bisa kamu lakukan untuk mendokumentasikan diri sendiri hanyalah dengan meminta bantuan orang lain atau menggunakan tripod.

Kekurangan terakhir dari kegiatan solo traveling yaitu kamu dituntut untuk benar-benar mandiri. Semua yang kamu butuhkan seperti informasi harus bisa kamu penuhi seorang diri.

Kelebihan Solo Traveling
Seperti kata orang bijak, di balik kesusahan selalu ada kemudahan yang menanti. Begitu pun dengan solo traveling. Di balik kesusahan yang harus kamu hadapi seperti yang dijelaskan di atas, ada banyak hikmah yang bisa kamu ambil dari perjalanan seorang diri.

Dengan solo traveling, kamu tidak perlu repot mencari teman untuk diajak liburan. Bagi sebagian orang, ketiadaan sosok travelmate sering menjadi hambatan untuk pergi berlibur. Tapi buat seorang solo traveller, liburan bisa dilakukan kapan pun ia mau meskipun harus pergi sendirian. Ini karena tidak perlu repot menyesuaikan waktu liburan dengan waktu luang yang dimiliki oleh teman liburanmu.

Kamu pun bisa pergi kemana pun dan melakukan berbagai hal tanpa harus berdiskusi atau berdebat panjang dengan teman seperjalanan terlebih dahulu. Dengan menjadi solo traveler, kamu bisa menjadi petualang yang susungguhnya karena lebih bebas pergi kemana pun kamu suka.

Seorang solo traveler biasanya sering merasa butuh teman untuk diajak bicara saat berada diperjalanan. Jadi secara tidak sadar, mereka pun akan tertuntut untuk menjadi orang yang lebih supel karena merasa butuh orang berbagi cerita. Saat berada di kendaraan umum, mereka akan lebih sering berkenalan dengan orang yang baru ditemui. Hasilnya, seorang solo traveler akan mendapat lebih banyak teman baru saat liburan.

Lalu, para solo traveler pun akan mendapat pengalaman yang tidak akan bisa ditandingi dengan apapun. Pengalaman-pengalaman tersebut pun akan menumbuhkan hal-hal baik dalam diri seorang solo traveler, seperti kebiasaan berhemat, rasa tanggung jawab, lebih peka terhadap lingkungan sekitar, rasa percaya diri, kemandirian dan keberanian.

Hal-hal baik itu terbentuk karena saat solo traveling, kamu telah melewat banyak hal baru dalam hidup dan memiliki waktu untuk merenungkan berbagai hal yang kau temui saat dalam perjalanan.

Jadi, tertarik menjadi seorang solo traveler setelah melihat kekurangan dan kelebihannya? Tidak perlu ragu, karena hal paling penting untuk bisa menjadi seorang solo traveler hebat adalah dengan meyakinkan diri bahwa kamu bisa.