LOMBA BLOG GURUINOVATIF.ID

LOMBA BLOG GURUINOVATIF.ID
LOMBA BLOG GURUINOVATIF.ID

Belajar Mengajar Menyeruak Jarak

Menjadi guru, bukan sekadar pekerjaan harian. Guru juga sebagai profesi dan ladang amal yang dituntut progresif agar sesuai dengan perkembangan zaman. Namun tetap memperhatikan, keterbelakangan wilayah di sebagian perdesaan. 

belajar mengajar di guruinovatif.id

Terlebih lagi di masa pandemi Covid-19 seperti sekarang ini. Sebagian besar guru dan siswa di zona merah maupun oranye, diharuskan mampu mengajar dan belajar secara daring (online), luring (offline), maupun guling (guru keliling). Dari ketiga cara tersebut harus dipilih dan disesuaikan dengan kondisi siswa. Kemudian disepakati sebagai cara penyampaian proses pembelajaran yang dilakukan demi keselamatan bersama.

Guru yang profesional, harus bisa melaksanakan tugas utamanya yaitu mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik pada berbagai jenjang pendidikan sesuai dengan jalur pendidikan yang telah ditempuhnya. Oleh karena tugas-tugas tersebut, ditambah lagi kondisi masa pandemi seperti saat ini, guru harus selalu meningkatkan keempat kompetensinya. Baik itu kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi sosial, dan kompetensi profesional. Hal tersebut dilakukan agar guru bisa melaksanakan tugas-tugasnya sebaik mungkin. Sehingga bisa disebut sebagai seorang guru profesional.

Ketiga cara mengajar pada masa pandemi yang sudah saya sebutkan di atas, sudah tentu membutuhkan ilmu-ilmu baru. Terutama cara mengajar daring, dimana tidak semua guru mau dan mampu mengajar dengan cara yang satu ini. Padahal, cara daring adalah salah satu cara yang paling dianjurkan pemerintah untuk mengajar jarak jauh selama pandemi masih menyerang.

Seorang guru profesional, sudah seharusnya tidak menyerah dengan keadaan. Dia akan selalu berusaha untuk meningkatkan kompetensi yang dimilikinya. Lalu bagaimana cara untuk meningkatkan keempat kompetensi guru tersebut? Salah satu caranya adalah dengan belajar. Yaitu, mengikuti beragam pendidikan dan pelatihan atau yang biasa disebut diklat.


Guru Belajar Mengajar di GuruInovatif.id

Selama pandemi, sudah jelas kalau segalanya diupayakan secara daring. Termasuk diklat dan seminar yang biasanya dilakukan secara tatap muka, sekarang harus diselenggarakan secara daring. Terlebih lagi, para guru membutuhkan beragam ilmu yang bisa digunakan untuk bekal mengajar secara daring.

Nah, ada satu platform yang digunakan sebagai tempat belajar guru, yaitu guruinovatif.id. Di sini, kita bisa menemukan beragam kursus yang sangat bermanfaat. Mulai dari kursus yang gratis, hingga yang berbayar. Ada juga kursus untuk menghasilkan produk berupa media pembelajaran yang bisa dimanfaatkan untuk pembelajaran daring, hingga kursus bersertifikat 32 JP.

sertifikasi guru


Lembaga penyelenggara kursusnya yaitu: HAFECS. Barangkali ada guru atau calon guru yang saat ini sedang mampir di blog saya? Anda pernah mendengar atau bahkan pernah mengikuti pelatihan dan webinarnya? Mungkin Anda juga pernah berjumpa dengan saya di pelatihan dan webinarnya? Kalau belum, bolehlah saya perkenalkan dulu secara singkat ya...

Jadi, HAFECS singkatan dari Highly Functioning Education Consulting Services, merupakan sebuah lembaga yang didirikan Yayasan Hasnur Centre. Yaitu lembaga yang menjadi salah satu divisi di bidang training guru sebagai upaya untuk mendorong percepatan transformasi pendidikan Indonesia. Upayanya melalui pengembangan metode pengajaran di kelas dan metode pembelajaran serta pengembangan kurikulum sekolah.

Proses mengikuti webinar dan pelatihannya pun sangat mudah. Kita bisa mendaftar beragam pelatihan tersebut melalui platform Learning Management System HAFECS (LMS HAFECS). Setelah login, kita bisa memperoleh jadwal pelatihan yang akan kita ikuti, materi pelatihannya, pengumpulan tugasnya, hingga mengunduh sertifikatnya. Semua dilakukan dalam satu platform. Jadi, bagi Anda yang tidak sempat mengikuti seluruh rangkaian live webinarnya, Anda bisa mengunduh materinya di platform LMS HAFECS, guruinovatif.id. Kemudian, dipelajari secara mandiri. 

dashboard guruinovatif.id

Proses pelatihan guru bisa dipilih sesuai jadwal yang telah ditentukan. Karena biasanya ada beberapa angkatan untuk satu diklat yang sama. Jadi calon peserta bisa menyesuaikan jadwal masing-masing.  Calon peserta dapat memilih waktu yang sekiranya longgar, sehingga bisa mengikuti programnya dengan lancar.


Platform GuruInovatif.id

Mampu Meningkatkan Empat Kompetensi Guru

Sebagai seorang guru, saya ingin terus belajar mengajar supaya kompetensi saya juga lebih meningkat. Beragam diklat dan webinar telah saya ikuti. Apalagi di masa pandemi sekarang ini, banyak ilmu baru yang harus saya cari. Demi meningkatkan kompetensi, juga untuk mempertahankan citra baik seorang Pegawai Negeri.

4 kompetensi guru

Salah satu diklat dan webinar yang telah saya jalani yaitu diklat pada platform guruinovatif.id. Saya telah mengikuti diklat dan webinar yang gratis maupun yang berbayar. Menurut saya, dengan mengikuti kegiatan ini ada beberapa hal positif yang bisa saya temui, di antaranya:


1. Meningkatkan kompetensi pedagogik

Kompetensi pedagogik merupakan kemampuan yang harus dimiliki guru dan berkaitan dengan berbagai aspek. Pada intinya, guru harus mampu mengoptimalkan potensi peserta didik dengan kemampuan guru tersebut selama proses pembelajaran berlangsung. Kompetensi pedagogik juga berkaitan dengan kegiatan penilaian terhadap pembelajaran yang telah dilaksanakan.

Selama bulan Juni saya telah mengikuti program sertifikasi guru 32 JP di guruinovatif.id. Webinar tersebut tentang Pedagogical Content Knowledge. Hasilnya, saya bisa lebih memperdalam pengetahuan saya mengenai Kompetensi Pedagogik yang harus dikuasai oleh guru. Bahkan materi pelatihan, dan e-sertifikatnya masih tersimpan rapi di Learning Management System (LMS) sampai sekarang. Jadi saya tidak perlu khawatir lupa akan materi dan kehilangan sertifikat.

sertifikasi guru

Selain program tersebut, saya juga mengikuti program sertifikasi guru 32 JP dengan topik Higher Order Thinking Skills (HOTS). Topik ini juga nyata bisa menambah keterampilan saya sebagai guru dalam mengelola pembelajaran. Saya jadi memahami, bahwa pertanyaan HOTS, tidak harus ditujukan kepada siswa yang pintar saja. Namun, bisa dimulai dari siswa yang memiliki kemampuan rata-rata. Lalu dari pertanyaan-pertanyaan tersebut, diharapkan bisa meningkatkan kemampuan berpikir mereka secara perlahan-lahan.


2. Meningkatkan kompetensi kepribadian

Kegiatan yang saya ikuti di guruinovatif.id juga terbukti mampu meningkatkan kompetensi kepribadian secara tidak langsung. Dengan mengikuti program tersebut, perserta  akan terbiasa untuk belajar di waktu yang telah ditentukan. Mau tidak mau, peserta harus bisa meluangkan waktu agar bisa menyerap ilmu dari para pemateri dari awal hingga akhir sesi. Sehingga dengan pembiasaan tersebut, para peserta akan mampu meningkatkan kedisiplinan.

Selain itu, peserta juga dilatih untuk bertanggung jawab terhadap diri sendiri pada saat pengumpulan tugas individu di LMS. Karena peserta hanya akan diberi tenggat waktu, dan peringatan batas pengumpulan tugas oleh panitia melalui WhatsApp Grup. 

meningkatkan kompetensi kepribadian

Peserta juga diharapkan menjadi pribadi yang tekun dan memiliki motivasi intrinsik yang tinggi dalam mengerjakan tugas yang harus diunggah ke LMS. Karena para peserta yang tidak mengumpulkan tugas, tidak akan mendapatkan sertifikat 32 JP. Artinya, peserta yang tidak lengkap dalam mengumpulkan tugas, jumlah JP pada sertifikat akan dikurangi, sesuai perhitungan jumlah kegiatan dan tugas yang telah diselesaikan.

Setelah ada peningkatan kompetensi kepribadian, diharapkan guru bisa menularkan kepada peserta didik masing-masing. Sehingga terwujudlah generasi yang memiliki kepribadian baik, hasil didikan dari guru-guru yang baik.


3. Meningkatkan kompetensi sosial

Secara tidak langsung, apabila ada peserta yang memiliki kepribadian baik, bisa juga menulari peserta lain yang kurang bersemangat dalam webinar. Seperti yang saya alami pada waktu itu. Saya memiliki 2 orang teman yang juga menjadi peserta. Pada waktu akan dimulai webinar, kadang ada yang lupa jadwalnya karena kesibukan masing-masing. Di sinilah peran teman. Mereka bisa menjadi alarm hidup yang mampu mengingatkan kita tentang jadwal webinarnya. Kami pun bisa saling menyemangati jika ada yang mengantuk pada waktu menyimak webinar.

Selain itu, kami bisa saling mendukung dan membantu satu sama lain pada saat mengerjakan tugas. Kami juga saling pantau deadline pengunggahan tugas. Karena 2 orang di antara kami bertiga sering mengerjakan dengan sistem kebut semalam. Sedangkan 1 orang yang paling rajin, menjadi contoh dan kiblat kami untuk menyelesaikan tugas-tugas tersebut.

meningkatkan kompetensi sosial

Itulah yang bisa disebut meningkatkan kompetensi sosial. Kami bertiga bisa saling support demi kesuksesan bersama. Kami mampu menjadi pribadi yang lebih simpatik, dan bergaul dengan baik terhadap sesama peserta. Kami juga menjadi orang-orang yang mampu menyesuaikan diri terhadap tuntutan tugas karena kekompakan dan kebersamaan di antara kami.


4. Meningkatkan kompetensi profesional

Kompetensi yang terakhir ini merupakan perpaduan dari ketiga kompetensi sebelumnya. Seorang guru harus memiliki kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian, dan kompetensi sosial yang bagus agar bisa disebut sebagai guru profesional. Pada kompetensi profesional ini, guru harus bisa menyeimbangkan antara teori dan praktiknya. 

Setelah kegiatan webinar di guruinovatif.id, biasanya ada tugas untuk praktik membuat video pembelajaran. Pada tugas ini, peserta bisa berlatih untuk meningkatkan kompetensi profesionalnya. Jadi, setelah selesai menjalani program sertifikasi, diharapkan guru mampu menguasai keempat kompetensi guru dengan baik.

Contoh tugas membuat video pembelajaran untuk memenuhi tagihan tugas di LMS


Demikian ulasan saya mengenai guru belajar mengajar di platform guruinovatif.id. Semoga bisa membuka wawasan para guru sekalian yang sedang mampir ke blog pribadi saya ini. Bagi Anda yang menginginkan jadi guru dengan kemampuan mengajar yang luar biasa, segeralah kunjungi platform guruinovatif.id. Akhir kata saya ucapkan selamat belajar mengajar di guruinovatif.id. Salam Guru Inovatif .....

Aminnatul Widyana Mom of 2 kiddos/ Ahmad Rahman Budiman's wife/ teacher/ blogger

8 Responses to "Belajar Mengajar Menyeruak Jarak"

  1. Kalau sekolah anakku memang belajar di rumah semenjak Maret dan akan kembali ke sekolah itu kalau memang virusnya sudah pergi. Platform ini juga sangat membantu sekali ya mak.

    ReplyDelete
  2. Cakep nih bisa menyesuaikan waktu kita belajar ditengah kesibukan kita. Sehingga tidak bentrok waktu . Guru inovatif membuat guru jadi lebih unggul

    ReplyDelete
  3. Masya Allah, senang kalau guru mengerti dirinya harus memiliki kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian, dan kompetensi sosial yang bagus. Karena banyak yang gak paham dan bagus kalau punya salah satu saja. SUkses ya Mbak.

    ReplyDelete
  4. Platformnya emang keren banget. Sangat membantu para guru untuk up grade kemampuan dan kecakapan dalam mengajar.

    ReplyDelete
  5. Aku setuju guru atau calon guru harus terus mengembangkan kompetensi. Semoga guruinovatif ini jadi platform yang bagus untuk membantu guru-guru

    ReplyDelete
  6. Daring, luring, dan guling ternyata jadi guru itu sangat sulit ya, harusnya orangtua ngerasainnya sekarang ketika pandemi mengharuskan anak-anak belajar dari rumah. Syukurlah ada platform guruinovatif, yang sangat membantu guru bertambah skill nya.

    ReplyDelete
  7. Wah platform yg sangat menarik dan membantu para guru ya ini mbak...
    Apalagi saat pandemi gini

    ReplyDelete
  8. Dimasa wabah pandemi ini semuanya kita diajarkan untuk sabar terutama belajar online, luring dan daring pun ya Mba.

    ReplyDelete
Terima kasih sudah singgah di blog amiwidya.com.
Saya persilakan menambahkan komentar untuk melengkapi postingan blog di atas.
Semoga bermanfaat & menginspirasi buat semua...

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel