Saturday, July 22, 2017

Lovelist Berbaris, Prelo Laris Manis




Beli barang bekas? Pasti kepikiran sama bentuk, rupa, warna, maupun kualitasnya. Belum lagi mikirin gimana sejarah pemilik sebelumnya berinteraksi sama barang yang udah dibilang second itu. Malah kadang ada juga yang ogah dikasih barang bekas meski cuma-cuma. Tapi, tunggu dulu... Coba deh kenalan sama Prelo! Buat yang udah tau, samperin deketan dikit dah! Siapa tahu ada yang makin suka sama yang namanya barang bekas tadi.

Buat kalian yang belum tau apa itu Prelo, sini aku kenalin. Prelo adalah aplikasi jual beli barang bekas berkualitas yang dilengkapi dengan fitur-fitur inovatif, sehingga kalian bisa bertransaksi di Prelo dengan aman dan nyaman. Prelo juga memberikan kalian garansi keamanan berbelanja dan jaminan uang kembali. Semua yang dijual di Prelo adalah barang-barang bekas atau preloved yang asli alias NO KW. Jelas bukan?!

Kenapa aku menyarankan Prelo buat kalian? Soalnya, aku sendiri udah berkali-kali bertransaksi dan membeli barang bekas di Prelo. Aku beli produk perawatan wajah second yang sisa masih banyak dan jauh dari tanggal kedaluwarsa, juga produk body butter second dari merk ternama yang harga barunya jauh dari jangkauanku. Tapi, keduanya aku beli dengan harga sangat miring dari aslinya, karena pengguna sebelumnya nggak suka aromanya dan nggak cocok sama kedua produk tersebut. Lain halnya sama aku, yang udah sangat lama menginginkannya, namun duit tak kunjung bisa melampauinya. Wkwkwkkk... Akhirnya, aku bisa juga mendapatkan produk perawatan yang udah lama nongkrong di lovelist itu dengan berselancar di aplikasi Prelo.

Pengalaman lainnya, pas mau lebaran kemarin aku menemukan sepatu anak-anak baru yang masih belum pernah dipakai sama pemilik sebelumnya. Dia jual sepatu itu karena ternyata kurang besar untuk ukuran anaknya. Daripada nggak terpakai, dia jual sepatu anak preloved-nya di Prelo lalu aku menemukannya. Lumayan loh, harga aslinya itu kisaran Rp 300.000,00an tapi aku membelinya Cuma seharga Rp 60.000,00. Sangat murah.... Barangnya masih baru juga. Ditambah lagi, pas banget sama ukuran anakku, warna dan modelnya juga kekinian banget. Suka banget pokoknya, nggak nyesel deh aku jadiin lovelist sebelum membeli kemarin.



Ssssttt.... Aku kasih tahu rahasia nih, hal-hal yang bikin murah meriah saat belanja di Prelo. Pertama, kita bisa dapatin potongan langsung Rp 25.000,00 saat berbelanja menggunakan kode referral. Tapi, jangan dibuang-buang ya kesempatan ini, karena cuma bisa digunakan sekali aja. Ada yang tahu apa itu kode referral dan bagaimana cara menggunakannya? Kasih tahu gak ya?! Heheheee....

Sebelum kita bahas lebih lanjut, daftar Prelo dulu di sini biar kalian juga bisa dapatin kode referral dan bisa digunakan untuk mendapatkan potongan sebesar Rp 25.000,00 saat belanja nantinya.

Sudah daftar? Yuk kita lanjutin bahasannya!

Jadi begini, kode unik yang hanya bisa digunakan sekali untuk mendapatkan potongan harga ini perlu dimasukkan di bagian akhir saat memproses pembelian lovelist kalian. Eits, jangan salah paham! BUKAN KODE REFERRAL MILIK KALIAN sendiri ya yang dimasukkan di kolom. Tapi, kode referral milik penjual lah yang harus kalian gunakan. Kalian perlu bukti? Tentu saja, ini sudah aku coba, jadi nggak perlu diragukan lagi deh. Harga beli barang bekas yang kalian incar bakal langsung terpotong Rp 25.000,00 setelah kalian entri kodenya. Sehabis kalian mengentri kode referral sekali, cara belanja murah dengan menggunakan kode referral ini nggak akan berlaku lagi untuk belanja di Prelo. Sebaliknya, kode referral kalian sendiri lah yang akan berguna buat mendatangkan pundi-pundi rupiah. Caranya, tentu saja dengan berjualan di Prelo dan menyebarkan kode referral kalian ke pelanggan-pelanggan Prelo yang baru saja bergabung. Tujuannya supaya pertama kalinya event belanja mereka menggunakan kode referral dari kalian dan kalian bisa mendapatkan tambahan bonus berupa saldo referral deh nantinya.





Oh iya, bonus ini sendiri terpisah dari Prelo balance ya. Wah, apa lagi itu Prelo balace? Kemari, kemari! Aku jelasin sedikit lagi...


Prelo Balance adalah uang virtual yang dapat dimiliki oleh seluruh User Prelo. Nilai Prelo Balance sama dengan nilai uang rupiah. Prelo Balance dapat diubah menjadi uang rupiah dengan cara Tarik Uang, yang dapat dilakukan langsung melalui aplikasi Prelo dengan mengisi formulir Tarik Uang. Formulir tersebut berisi nomor rekening dan nominal Prelo Balance yang ingin ditarik. Terus, kalian nggak perlu khawatir Prelo balance akan hangus karena selama akun Prelo tersebut aktif, maka selama itu pula Prelo Balance akan berlaku. Prelo Balance ini bisa digunakan sesuai dengan kebutuhan ya. Sebagian bisa digunakan untuk membeli barang, ditarik ke rekening, atau tetap menyimpannya sebagai Prelo Balance. Gimana? Sudah cukup jelas kan?


Kita lanjut membahas cara belanja murah dan dapat barang berkualitas di Prelo yuk!

Buat kalian yang sudah pernah menggunakan cara di atas untuk belanja murah di Prelo, jangan khawatir gitu deh. Masih ada cara lainnya untuk mendapatkan barang murah berkualitas di Prelo kok. Penasaran gimana caranya? Sebelum lanjut, aku mau nanya nih. Kalian bisa nawar harga di pasar tradisional nggak? Karena aku akan memperkenalkan fitur chat dan tawar barang di Prelo. Jadi, alangkah baiknya jika kalian memang berbakat dan jago dalam hal tawar menawar.



Hmmm... Menurutku sih, Prelo ini sudah tergolong aplikasi jual beli barang bekas yang luwes, karena kita bisa melakukan chat dan tawar barang sama penjualnya langsung. Fitur ini akan membuat kita mendapatkan barang lebih murah dari harga yang tercantum sebelumnya. Tentu saja kalau kita sudah berhasil menawar, atau jika penjualnya sendiri yang memberikan harga baru kepada kita (menurunkan harga jualannya). Aku sendiri pernah ditawarin harga sangat murah loh sama penjualnya. Harganya sampai diturunin lebih dari 50%nya. Langsung cusss, aq beli tuh barang preloved berupa lotion antiselulit bekas. Kata penjualnya, sayang kalo dia beli mahal-mahal akhirnya nggak kepakai padahal masih sisa banyak dan belum kadaluwarsa juga.



Selanjutnya, masih ada cara terakhir untuk mendapatkan barang bekas berkualitas semurah mungkin di Prelo. Caranya adalah dengan menggunakan menu filter di pencarian (search). Nah, setelah masuk menu filter, kalian bisa utak-atik sub menu di dalamnya. Misalnya memilih barang dengan urutan dari harga terendah, free ongkos kirim (ongkos kirim ditanggung penjual), pilih lokasi tujuan yang seprovinsi dengan tempat tinggal kalian, dan terakhir masukkan rentangan harga yang kalian inginkan. Setidaknya proses ini akan membantu menyaring harga barang yang sesuai dengan budget kalian.

Terakhir, yang perlu dicermati oleh kita sebagai pembeli yaitu tentang deskripsi barang serta selisih harga barang baru dan bekasnya itu seberapa besar? Jangan sampai kalian membeli harga barang secondnya lebih mahal atau sama besar dengan harga barang barunya. Terus, lihat profil penjualnya juga, banyaknya ulasan tentang barang jualannya setidaknya akan membantu kalian untuk meyakinkan jadi tidaknya membeli di penjual itu.

Itulah, sedikit serba serbiku selama berbelanja barang yang udah masuk lovelist di Prelo. Semoga bisa membantu untuk mendapatkan barang lovelist kalian juga dengan harga dan kualitas yang memuaskan tentunya. Terakhir, aku ucapkan selamat berlovelist dan berbelanja di Prelo....

Friday, July 7, 2017

Terbukti! Ramadhan Belanja Pakai ShopBack, Lebaran dapat CashBack






Ramadhan sudah lewat, namun masih dalam suasana lebaran. Banyak yang sudah kembali memulai aktivitas bekerja, tapi ada juga yang masih belum sibuk dengan rutinitas pekerjaan. Terlepas dari apapun yang Anda lakukan, saya ingin menanyakan bagaimana pengeluaran Anda untuk keperluan belanja selama bulan Ramadhan dan persiapan lebaran kemarin? Semoga Anda telah membaginya untuk berbagai keperluan yang benar-benar berguna sehingga tidak ada penyesalan di kemudian hari dan kata-kata “bikin kantong jebol” yang keluar dari benak Anda.

Membahas tentang pengeluaran belanja, siapa sih yang gak senang kalau berbelanja lalu dapat uang kembalian alias cashback? Artikel di blog saya kali ini hadir kembali membahas tentang cashback yang saya peroleh dari belanjaan selama bulan Ramadhan. Yup, masih tentang aplikasi ShopBack yang baru-baru ini saya kenal. Awalnya kurang percaya juga sih, mana bisa belanja sudah ada diskon, pakai voucher, dapat uang kembalian begitu banyak pula? Terus, bisa dicairkan di rekening lagi. Namun setelah saya coba menggunakan ShopBack, ternyata beneran nih. No tipu-tipu dah...


Lihat nih cashback di aplikasi ShopBack milik saya, beneran ada cashbacknya kan?
Jadi, saya sangat merekomendasikan untuk para penggemar belanja online untuk menginstal aplikasi ShopBack di gadget masing-masing, supaya dapat cashback juga kalau lagi belanja. Anda tidak perlu khawatir dengan pilihan tokonya, karena tersedia sebanyak 153 situs toko online terpercaya yang bisa dikunjungi dari sini. Tidak hanya toko yang menjual barang kebutuhan sehari-hari loh, tapi di ShopBack juga menyediakan pencarian booking hotel, pembelian tiket pesawat, kereta api, kapal pesiar, bahkan untuk paket wisata. Cukup lengkap bukan?

By the way, lebaran kali ini saya juga mencoba mudik menggunakan kereta api sih. Maklum, saya belum pernah naik kereta api bisnis dengan memesan secara online. Ternyata menguntungkan juga, karena kita tinggal mencetak sendiri boarding passnya di stasiun lalu tunjukkan kepada petugas ketika akan berangkat, tidak berlu berjubel antri membeli tiket lagi di loket. Jadi ceritanya buat pengalaman juga ini heheee.... Setelah percobaan, review saya:
Perjalanan dari stasiun Gubeng Surabaya ke stasiun Kota Baru Malang menggunakan kereta api bisnis Mutiara Selatan ternyata cukup nyaman. Tidak perlu khawatir macet di jalan, anak juga bisa jalan-jalan di dalam gerbong, juga tidak khawatir kepanasan karena gerbong ber-AC. Apalagi tempat duduknya bisa digeser sendiri jadi buat para ibu menyusui bisa leluasa nih kalau mau menyusui bayinya. Mau mencoba merasakan sensasi berkereta juga? Bisa pesan di Tiket


Sebuah kiriman dibagikan oleh Dina Aminnatul Widyana (@dinawidyana) pada

Kembali lagi ke pembahasan awal tentang berbelanja selama Bulan Ramadhan. Ada tidak di antara Anda yang pernah mengalami kejadian pingsan di pasar atau mall saat puasa? Memalukan ya? Apalagi kalau tempatnya “nggak pas banget”, seperti waktu bejubel banyak orang begitu. Saya pernah sih hahaaa... Jadi trauma kalau pergi belanja lama-lama waktu puasa. Nah, dari pengalaman saya, ShopBack bisa jadi solusinya nih. Tinggal kita pilih toko dari rumah, proses belanja, barang dikirim lalu sampai di tangan kita. Mudah kok. Tidak perlu lagi antre lama-lama waktu puasa sampai pingsan di keramaian, cukup proses semuanya dari genggaman.


Karena pengalaman tak terlupakan itulah, akhirnya saya kemarin pakai ShopBack untuk membeli baju lebaran online di Lazada dan taraaaa.... Lagi-lagi saya dapat cashback dari proses belanja ini. Jadinya dapat harga yang sangat murah jauh dari pasaran. Karena selain voucher belanja bisa digunakan, saya juga dapat cashback. Belum lagi waktu ada promo cashback pulsa dari Tokopedia, langsung eksekusi secepat kilat. Karena saya pikir, lebaran pasti membutuhkan pulsa untuk berkomunikasi jarak jauh dengan sanak famili dan sahabat bukan?!

Setelah lebaran usai, capek habis mudik, saya butuh alat yang praktis untuk membantu membersihkan rumah dari debu-debu. Kebetulan saya mendapatkan kejutan rejeki voucher belanja Rp 300.000,00 dari Ruparupa. Langsung cusss.... Buka aplikasi Shopback, memilih barang yang saya butuhkan, lalu memesannya, dan sebuah vacuum cleaner akan segera meluncur ke rumah. 

Satu lagi nih, toko langganan saya di ShopBack untuk belanja barang-barang pribadi, yaitu Asmaraku. Dari toko ini kita bisa mendapatkan cashback sebesar 2,5% dari total belanjaan. Hal lain yang saya sukai dari Asmaraku adalah privasi pengiriman yang terjamin. Jadi kita tidak perlu khawatir dengan isi paketan yang biasanya tertera di sampul pengiriman sebab tidak akan tertulis di sana. Lebih-lebih kalau kita ingin memberikan surprise hadiah untuk seseorang, sudah pasti dia tidak akan tahu apa isinya sebelum membuka sendiri bungkusnya.

https://www.shopback.co.id/asmaraku

Bagaimana? Anda tertarik juga dengan ShopBack? Dijamin menguntungkan deh, saya sendiri sudah membuktikan kok. Gampang banget cara bergabung dengan Shopback. Cukup daftarkan diri Anda di sini lalu Anda akan segera tergabung dengan Shopback

https://www.shopback.co.id/referred-signup-bonus?raf=voe5cK

Saat Anda sudah tergabung menjadi member shopback, selain mendapatkan cashback yang bisa diklaim ke rekening kita (sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku), Anda juga berhak mendapatkan keuntungan lain berupa link referral yang bisa digunakan untuk mengajak teman menggunakan shopback juga. Dari sini, Anda juga bisa mendapatkan bonus tambahan Rp 25.000,00 setelah mereka melakukan pembelian pertama dengan total minimum Rp 125.000,00 dan ketika cashback mereka bisa diklaim. Teman yang sudah bergabung pun juga akan mendapatkan bonus yang sama yaitu sebesar Rp 25.000,00. Lihat hasil ajakan saya ke teman ini... Saya dapat bonus tertunda sebesar Rp 50.000,00. Bonus ini masih belum bisa digunakan ya, karena tertulis di sana belum bisa diklaim.


Semakin penasaran dengan ShopBack? Buruan gabung juga di komunitas ShopBack (Shopbackers) secepatnya dan dapatkan berbagai keuntungannya! Klik saja gambar-gambar ini!


instagram.com/shopbackid
 SHOPBACKERS LINE:
 




Wednesday, May 17, 2017

ATASI HOARDER BERSAMA PRELO




Adakah di antara para pembaca sekalian yang memiliki kebiasaan menyimpan barang-barang yang nggak penting dan nggak diperlukan seperti menumpuk baju bekas yang sudah nggak muat dikenakan, buku-buku bekas yg sudah tak terpakai, atau laptop dan smartphone bekas yang sudah ada penggantinya? Kalau iya, berarti bisa diindikasikan memiliki gangguan hoarding disorder atau biasa disebut hoarder. Biasanya sih, ada faktor-faktor yang bisa memicu terjadinya hoarder ini. Seperti pengalaman traumatis, kesepian karena merasa terisolasi, hingga kebiasaan keluarga.

Di sini aku punya kuis singkat untuk mendeteksi seberapa parah tingkat ke-hoarder-an kalian. Caranya mudah, tinggal pilih abjad yang sesuai dengan kebiasaan kalian, lalu ingat-ingat mana jawaban yang paling sering kalian pilih dan cocokkan dengan hasil tes di bawahnya.

Apa yang kalian lakukan saat dapat struk pembayaran atau tiket nonton?





Kalian baru membeli baju di mal, dan menemukan olshop favorit sedang ada diskon baju kesukaan kalian. Apa yang kalian lakukan?






Barang-barang lama yang sudah nggak dipakai, masih disimpan apa nggak?



Saat tahu ada film dan serial drama yang oke, tapi memori laptopmu penuh, apa sih yang akan kalian lakukan?

 
Sumber kuis: Zetizen Radar Malang


Sudah dijawab? Yuk sekarang cocokkan dengan jawaban di bawah ini. Mana sih yang paling sering kalian jawab?


Nah, sudah ketahuan kan seberapa parah tingkatan kalian? Sekarang saatnya mengubah kebiasaan buruk ini menjadi sesuatu yang lebih berguna dan bernilai. Bagaimana caranya? Simak tips berikut ini!

Letakkan barang di tempat yang terjangkau dan mudah terlihat.

Kalian pernah kan, membeli suatu barang lalu lupa tempat menaruhnya kemudian membeli lagi barang yang sama karena putus asa mencari letak barang itu? Kebiasaan ini secara tak sadar akan membuat kita menjadi hoarder. Coba deh, biasakan meletakkan barang di tempat yang semestinya mudah djangkau dan bikin ingat. Jadi kita nggak perlu lagi membeli barang-barang yang serupa.

Lihat tanggal kedaluwarsa makanan dan minuman yang kalian simpan itu.  

Jangan sampai terjadi keracunan hanya karena kita lupa mengamati tanggal kedaluwarsa makanan dan minuman yang kita simpan. Selalu cek secara berkala, segera amankan yang mendekati tanggal kedaluwarsa, dan segera buang makanan yang sudah lewat tanggal kedaluwarsa agar tidak menumpuk secara percuma.


Terapkan konsep datang dan pergi. 

Jika ada satu barang datang karena kita membeli, usahakan juga ada satu barang yang pergi dari situ. Kalian bisa memberikan barang bekas ini kepada orang lain yang lebih membutuhkan. Atau bisa juga dengan menjualnya di toko-toko yang menerima penjualan barang bekas. Pilihan lain yang lebih paktis, adalah dengan menjualnya secara online, contohnya dengan aplikasi Prelo. Aplikasi Prelo bisa kalian unduh di playstore secara gratis ataupun dibuka langsung melalui PC. Di Prelo kalian bisa juga menemukan berbagai barang second yang sudah preloved dari pemiliknya secara mudah. Barang kali saja ada yang membutuhkan laptop second, smartphone second, mainan bayi second, atau bahkan kosmetik dan perawatan merk terkenal yang masih baru namun tidak terpakai pemiliknya. Kita bisa mendapatkannya dengan harga miring dan masih bisa dinego lagi. Murah banget loh...


Tampilan Prelo di PC


Mari kita berkenalan dengan Prelo secara lebih dekat agar Prelo bisa segera menemani hari-hari kalian dan membatu menghilangkan kebiasaan sebagai hoarder juga. 
Apa sih Prelo itu? Prelo merupakan tempat jual beli barang bekas secara online yang jelas aman dan berkualitas. Tidak hanya barang bekas, di sini juga ada yang menjual barang baru yang belum pernah dipakai loh. Banyak pilihan barang second yang bisa menjadi alternatif dalam berbelanja, semuanya tertera di menu-menu Prelo yang juga sangat memudahkan kita saat memilih kategori belanja. Kenampakannya bisa dilihat pada gambar ini, ada menu untuk woman (wanita), beauty (produk kecantikan dan perawatan tubuh), baby & kid (bayi & anak), book (buat pecinta buku), antique (kolektor barang antik), men (laki-laki), gadget (perlengkapan elektronik), hobby (benda-benda penyalur hobi), dan living (peralatan rumah tangga).




Gimana? Sudah merasa sedikit mengenal Prelo kan? Yuk, kita lanjutkan mencari tahu bagaimana cara kita menggunakan Prelo sebagai penangkal hoarder! Pertama-tama, buka dulu aplikasinya lalu pilih gambar kamera di bagian bawah tengah. Nah, di situ tinggal kalian foto barang bekas yang hendak dijual. Foto dengan berbagai kenampakan dari depan, belakang, dan saat dipakai. Kemudian tambahkan keterangan label dan kecacatan jika ada. Setelah itu, tambahkan detail barang dengan memilih kategorinya, menuliskan namanya, cerita spesialnya, alasan kenapa kok dijual, kondisinya (masih baru/sangat bagus/bagus/cukup), dan mereknya. Jika sudah, kalian bsa menentukan ongkos kirimnya ditanggung penjual atau pembeli. Lalu isikan harganya ketika kalian membeli juga harga jualnya di Prelo, Jika sudah, klik lanjutkan untuk menentukan komisi Prelo yang kalian mau. 


Masih bingung? Simak tutorial singkat di bawah ini!






Nah, dengan menggunakan Prelo, kalian sudah latihan mengurangi kehoarderan diri sendiri. Jangan lupa bantu orang lain juga untuk menguranginya dengan membeli barang bekas di Prelo. Caranya juga cukup mudah kok, kalian tinggal memilih barang apa yang ingin dibeli. Tawar harganya melalui fitur chat jika dirasa terlalu mahal. Lalu tinggal isikan data-data yang diperlukan, seperti alamat tujuan pengiriman. Terakhir tinggal dibayar, dan tunggu barang itu sampai di rumahmu.


Lihat tutorial pembelian ini deh!






Setelah baca-baca, langsung deh dipraktekkan membeli barang di Prelo. Aku membeli sebuah produk perawatan di sini. Benar-benar masih bagus dan harganya sangat miring, jauh banget dari harga jual barunya. Ditambah lagi, untuk pembelanjaan yang kedua aku pakai kode referral jadi bisa dapat potongan Rp 25.000 dari Prelo. Sayangnya cara yang begini cuma bisa sekali saja. Berikutnya baru bisa dapat bonus kalo kita jual barang. Hehehe... Menyesal juga nggak dari dulu kenal sama Prelo.
Nah... Setelah produknya sampai di tangan, aku pun mereview prosesnya, dan ini dia hasilnya:



Sedangkan untuk menjual barang, rencananya mau kujual saja laptop Preloved ini. Tapi masih belum ada penggantinya, jadi untuk sementara ditahan dulu. Siapa tahu kapan-kapan bisa dapat penggantinya, baru aku jual.

Sangat mudah bukan, proses jual beli di Prelo? Buruan deh, buang jauh-jauh kebiasaan buruk kalian menumpuk benda-benda yang tidak bermafaat! Siapa tahu juga benda itu akan lebih bermanfaat jika di tangan orang lain. Apalagi kalau sudah mendekati Bulan Ramadhan dan Lebaran begini, pasti nanti akan banyak tamu yang datang bersilaturrahim ke rumah. Malu kan kalau rumahnya terlihat kumuh?